Sabtu, 02 April 2011

SEPEDA MOTOR BBG ELPIJI (IRIT, AMAN, RAMAH LINGKUNGAN) OLEH SRI SURYANA DWI ATMAKA TEMANGGUNG JAWA TENGAH

Seiring dengan semakin pesatnya pemakaian kendaraan bermotor terlebih sepeda motor, dan meningkatnya pencemaran udara yang diakibatkan oleh emisi gas buang pada kendaraan bermotor, sudah sepantasnya dan saatnya kita harus berbenah diri untuk segera beralih ke bahan bakar alternatif yang irit dan ramah lingkungan.
Premium pada kurun terdahulu hingga kini masih menjadi andalan bagi masyarakat untuk menghidupkan kendaraan bermotor. Namun perlu disadari bahwa bahan bakar minyak tersebut rupanya semakin berkurang di perut bumi kita ini. Krisis BBM bisa disebabkan oleh berbagai faktor, misalnya peperangan (LIBIA), bencana alam (Tsunami Jepang, berbagai banjir, kebakaran tangki di Cilacap) dan sejumlah tuntutan kenaikan anggaran pemerintah (APBN), dan subsidi premium yang mulai dibatasi. Fakta tersebut mau tidak mau masyarakat dan negara mesti merasa kebingungan.
Bahan bakar gas misalnya elpiji (LPG) merupakan gas alam yang banyak terkandung di dalam perut bumi kita yang masih terbatas penggunaannya di masyarakat. Hanya sedikit penggunaan gas elpiji yang dipakai pada kendaraan bermotor di Indonesia, misalnya busway trans Jakarta, beberapa taxi dan mungkin sedikit pada mobil mewah modern. Sebagian besar masyarakat menggunakan gas elpiji masih sebatas pada keperluan dapur rumah tangga yaitu untuk bahan bakar kompor gas. Kenyataan masih ada saja masyarakat yang ketakutan menggunakan kompor gas elpiji karena kasus ledakan seperti diberitakan diberbagai media.
Mengingat hal tersebut diatas dalm tulisan ini, penulis ingin berbagi rasa dan pengetahuan kepada para pembaca tentang "SEPEDA MOTOR BERBAHAN BAKAR GAS ELPIJI." Perlu diketahui bahwa sepeda motor berbahan bakar gas elpiji rakitan saya yang telah dimuat dalam berbagai media misalnya SCTV, RCTI, METRO TV, JAWA POS, SUARA MERDEKA, dan berbagai blog di internet tersebut adalah rakitan yang irit, aman, dan ramah lingkungan.
Irit.
Dalam penelitian saya yang terus menerus dan kini telah mendekati sempurna, jika gas elpiji berukuran 3 kg digunakan pada sepeda motor honda Supra Fit tahun 2005 100 cc, dengan kecepatan berjalan rata-rata sekitar 50-60 km/jam dapat menempuh jarak 200 km (jika berboncengan) dan 300 km (jika sendirian).
Aman.
Sepeda motor itu bukan kompor . Jika kompor bisa meledak itu wajar karena nyala api kompor kelihatan oleh mata dan berada di luar, namun pada sepeda motor nyala api di dalam ruang mesin dan tidak kelihatan oleh mata. Jika terjadi kebocoran gas, pada kompor ; gas akan terakumulasi / terkumpul dalam ruangan ; ini dapat tersulut percikan api dan meledak. Namun pada sepeda motor, jika terjadi kebocoran gas, gas akan segera tersapu oleh angin yang bertiup. Jadi sepeda motor gas elpiji benar-benar aman.
Ramah lingkungan.
Penulis (perakit) pernah menguji gas buang yang keluar dari knalpot sepeda motor tersebut di kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Temanggung. Hasilnya sebagai berikut:
1. Jika menggunakan premium, gas CO tercatat 0,06 ppm, setelah menggunakan elpiji gas CO tercatat 0,05 ppm. Berarti gas CO turun sekitar 16,5%.
2. Jika menggunakan premium gas CO2 tercatat 2,45 ppm , setelah menggunakan elpiji gas CO2 tercatat 2,05. Berarti gas CO2 turun selitar 8,9%.
Berarti apabila sepeda-sepeda motor sudah banyak yang beralih dari premium ke gas elpiji, tingkat pencemaran udara di bumi ini dapat ditekan. Dengan kata lain sepeda motor gas eiji rakitan saya telah ikut andil untuk mengurangi tingkat keracunan gas CO dan menunda pemanasan global akibat gas CO2.
Memang penulis menyadari dan tetap berusaha agar tampilan tabung gas elpiji yang sementara ini masih tertenteng di belakang jok akan diusahakan tampilannya secantik dan seaman mungkin. Untuk itu penulis sangat berharap kepada Pemerintah, pengusaha, donatur, dan semua pihak baik dalam negeri, maupun luar negeri untuk mendukung, mengembangkan, bekerjasama yang saling menguntungkan.
Penulis nama Sri Suryana Dwi Atmaka, alamat rumah RT 3 RW 3 sebelah selatan pasar desa Selpoampang Temanggung Jawa tengah Indonesia. Handphone: 085228142403 .

1 komentar:

  1. wah ini baru penemuan hebat, kirimin detailnya mbak ke warnaiduniakuduniamu@gmail.com makasi mbak

    BalasHapus